Indopride Media Inc — Pemerintah Kota menegaskan bahwa kebijakan kenaikan pajak yang belakangan memicu keresahan publik bukan merupakan keputusan Pemkot, melainkan kebijakan Dewan Pengawasan Warga Indopride (DPWI) yang berlaku secara regional untuk Kota, Cayo, dan Roxwood. Kebijakan tersebut dinilai berdampak langsung pada kehidupan warga kota, khususnya masyarakat sipil dan pelaku usaha kecil yang merasakan tekanan ekonomi akibat lonjakan beban pajak.
Dalam dialog terbuka bersama warga, Pemerintah Kota mengungkapkan bahwa pihaknya tidak menerima pemberitahuan maupun sosialisasi terlebih dahulu sebelum kebijakan kenaikan pajak diberlakukan. Kondisi ini menempatkan Pemkot pada posisi reaktif, sementara dampak kebijakan telah lebih dulu dirasakan di lapangan. Warga menilai kurangnya transparansi dari Dewan Pengawasan Warga Indopride memperburuk situasi dan memicu krisis kepercayaan terhadap proses pengambilan kebijakan.
Tekanan publik tersebut kini bermuara pada rencana aksi demonstrasi besar-besaran di Balai Kota Indopride pada Minggu, 1 Februari 2026, yang digagas oleh sejumlah organisasi masyarakat bersama perwakilan warga. Aksi ini disebut sebagai bentuk penyampaian aspirasi terbuka agar Pemerintah Kota dan Dewan Pengawasan Warga Indopride segera mengevaluasi kebijakan pajak, membuka ruang dialog, serta memberikan kepastian arah kebijakan ekonomi ke depan.
Pemerintah Kota menjelaskan bahwa kenaikan pajak tidak dapat diturunkan sepihak karena berkaitan dengan inflasi regional, termasuk dampak ekonomi dari wilayah Roxwood. Meski demikian, Pemkot menegaskan posisinya sebagai perpanjangan suara warga dan menyatakan telah mengambil langkah tekanan kebijakan, salah satunya dengan menghentikan sementara kerja sama dan diplomasi lintas instansi dengan Roxwood, kecuali yang bersifat kemanusiaan.
Sebagai penutup, Pemerintah Kota menetapkan jangka waktu satu bulan sebagai masa maksimal untuk menunjukkan progres komunikasi dan upaya penekanan dampak pajak kepada Dewan Pengawasan Warga Indopride. Warga menyatakan akan menunggu hasil konkret dalam rentang waktu tersebut, sembari menegaskan bahwa aksi 1 Februari di Balai Kota merupakan peringatan keras agar kebijakan pajak tidak terus memberatkan masyarakat tanpa kejelasan dan keadilan.
(Red/Bahar Supremacy)
Journalist: Bahar, Heen, Clemira, Tsaleem, Arda
Thumbnail: Bahar
Editor: Bahar