Indopride Media Inc – Ketua Party TIC, Fuma Nhorovich Vortexio, memperkenalkan kegiatan balapan unik yang memadukan konsep bombomcar dan DeathRace di Roxwood Circuit. Acara ini bertujuan memperkenalkan wilayah Roxwood sebagai pusat kegiatan balapan yang seru, aman, dan menjunjung sportivitas tinggi.
Fuma menjelaskan bahwa Party TIC saat ini masih bersifat unofficial karena sistem party belum resmi diselenggarakan di Roxwood. Party tersebut dibentuk sebagai langkah persiapan jika suatu hari sistem party resmi diberlakukan. Balapan kali ini menggabungkan dua konsep menarik. Unsur DeathRace dihadirkan melalui aksi pengejaran di lintasan, sementara suasana bombomcar muncul saat para peserta diperbolehkan saling bertabrakan hingga ban kempes. Namun, penggunaan senjata dilarang keras. Peserta yang ketahuan curang atau membawa senjata akan langsung didiskualifikasi. Setiap kendaraan telah dilapisi baja pelindung untuk menjamin keselamatan, dan setiap pos dijaga oleh anggota TIC guna memastikan keamanan jalannya lomba.
Acara ini terbuka bagi warga Roxwood maupun luar Roxwood dengan sistem gratis pendaftaran. Satu tim terdiri dari dua orang, dan jika peserta melebihi kuota, panitia akan menempatkan mereka dalam tim sesuai dengan sponsor. Terdapat empat tier tim yang disiapkan, yakni Bronze, Gold, Plata, dan Diamond. Sebanyak dua belas sponsor turut mendukung kegiatan ini: Bengkel Noirs, Gunstore, Kabinet Roxwood, ICG, Sheriff, Kastil, Hilnut, Galaxy, Lounge, Pengadilan, Bintang Merah, dan Lithern Fams. Dukungan mereka menjadi bagian penting dalam suksesnya acara balapan pertama yang diinisiasi oleh Party TIC ini.
Fuma Nhorovich Vortexio menutup pernyataannya dengan pesan penuh semangat: “Mari kita ciptakan sportivitas tinggi tanpa ada kecurangan. Semangat untuk warga yang akan mengikuti balapan. Adios!” Acara ini diharapkan mampu mempererat hubungan antarwarga dan menjadikan Roxwood sebagai kota yang dikenal dengan semangat kompetitif dan solidaritas tinggi.
(Red/Albert W Wyasa)
Journalist: Albert & Clemira
Thumbnail: Clemira
Editor: Albert
Semangat Dokter Mike, Menggapai Cintanya