26 Feb 2026
Roxwood — Pimpinan RS Roxwood bersama Kabinet Kerajaan Roxwood, secara resmi mengumumkan penutupan operasional Rumah Sakit Roxwood dalam konferensi pers. Keputusan tersebut diambil setelah persediaan obat-obatan serta P3K dinyatakan mencapai titik kosong sehingga rumah sakit tidak lagi mampu memberikan pelayanan medis secara aman kepada masyarakat.
Ateng selaku Pimpinan RS Roxwood menjelaskan bahwa kekosongan stok terjadi akibat dihentikannya suplai dari RS Pusat dan menyusul berakhirnya hubungan diplomasi antara pihak kota dan Roxwood. Dampak dari penghentian kerja sama tersebut membuat pasokan obat dan alat medis tidak lagi dapat diterima. Untuk sementara, warga Roxwood yang membutuhkan layanan kesehatan diarahkan mengunjungi klinik terdekat, dengan harapan fasilitas tersebut mampu menampung kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Mikhayla selaku Pimpinan Kabinet menegaskan keputusan penutupan bukanlah langkah yang diambil secara terburu-buru. Banyak pertimbangan telah dilakukan, mengingat banyaknya tenaga medis yang selama ini mengabdi di Roxwood. Namun tanpa ketersediaan P3K dan obat-obatan, pelayanan tidak mungkin dijalankan. Ia juga menyebut bahwa berdasarkan perjanjian, penghentian suplai P3K sebenarnya tidak berkaitan langsung dengan diplomasi, melainkan keputusan sepihak dari RS Kota.
Terkait nasib tenaga medis, seluruh pegawai resmi dirumahkan hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Baik Ateng maupun Mikhayla menyampaikan bahwa belum ada kepastian kapan operasional akan kembali dibuka, meski harapan untuk pemulihan tetap ada. Namun untuk kerja sama kembali dengan RS Kota, pihak Roxwood memastikan tidak ada rencana ke arah tersebut karena penghentian suplai disebut telah berulang kali terjadi dan dikhawatirkan terulang kembali di masa mendatang.
Dengan resminya penutupan ini, fungsi pengevakuasian korban jiwa di wilayah Roxwood dikembalikan kepada tim evakuasi kota (EMT), menyusul penutupan EMT Roxwood yang sebelumnya berada di bawah naungan rumah sakit tersebut.
(Red/Bahar Supremacy)
Journalist: Bahar, Tsaleem, Heen
Thumbnail: Tsaleem
Editor: Bahar