I K L A N

Aliando Turner Serahkan Diri Setelah Penetapan Siaga 3, Polisi Dinilai Kurang Sigap

11 Nov 2025
KEJADIAN
KRIMINAL

Indopride Media Inc — Setelah status siaga 3 diberlakukan di wilayah Sandy Shores beberapa hari terakhir, Aliando Turner akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Langkah ini bukan hasil operasi kepolisian, melainkan buah dari pendekatan persuasif yang dilakukan oleh perangkat pengadilan, Kowe Gorila dan Cresentia Frances. Kehadiran Aliando di depan Kantor Polisi sempat memunculkan harapan akan penyelesaian damai. Namun, bukannya mendapat penanganan cepat, situasi justru berubah canggung. Petugas di lokasi terlihat kebingungan menentukan langkah, hingga akhirnya Aliando memutuskan meninggalkan kantor polisi setelah menunggu tanpa kepastian. Pihak kepolisian menjelaskan bahwa kasus Aliando merupakan special case yang ditangani oleh divisi internal bernama SAKTI, sehingga banyak anggota yang tidak mengetahui detail perkara. Kondisi ini disebut sebagai alasan mengapa penanganan di lapangan terkesan lamban. Beberapa pihak menilai hal tersebut menunjukkan lemahnya koordinasi antara kepolisian dan perangkat pengadilan, terutama dalam kasus yang sudah menarik perhatian publik.

Sebelumnya, penetapan siaga 3 di Sandy Shores dilakukan akibat meningkatnya tindak kriminalitas oleh kelompok beratribut White Tiger. Kebijakan tersebut awalnya direncanakan berlangsung hingga 12 November, sebelum dievaluasi kembali berdasarkan perkembangan keamanan di lapangan. Meski dianggap perlu secara keamanan, kebijakan ini juga menimbulkan dampak ekonomi. Sejumlah warga dan pelaku usaha mengaku mengalami penurunan omzet akibat berkurangnya mobilitas masyarakat. Nia Febka, montir di Stark Garage, mengungkapkan bahwa dirinya bahkan tidak menyadari adanya status siaga 3 hingga diberi tahu. “Disini sih aman aja, pak. Gak ada kejadian besar. Mungkin cuma sekali itu, ada yang ditembak depan bengkel,” ujarnya.

Sementara itu, pegawai Rayel Café mengaku penjualan menurun sejak status siaga diberlakukan. “Awalnya malah naik, orang mulai tau tempat ini. Tapi sejak ada siaga 3, pengunjung jadi takut keluar,” katanya. Keresahan serupa datang dari Alex Marco, petani sekitar Sandy Shores. “Kalau soal kriminal malah seringnya di Paleto, bukan di sini. Tapi kok Sandy Shores yang kena Siaga 3? Kita kayak dikorbanin aja,” ujarnya kesal. Aliando Turner kini disebut masih dalam pengawasan pihak berwenang, meski belum ada pernyataan resmi dari divisi SAKTI terkait langkah hukum berikutnya. Publik pun mulai mempertanyakan: "jika aparat dan pengadilan bisa satu suara saat menetapkan status darurat, mengapa justru berbeda nada saat menanganinya?"

(Red/Albert W Wyasa, Bahar Supremacy, Devano N Clausius) Journalist: Albert, Bahar & Devano Thumbnail: Bahar Editor: Bahar


Komentar (0)


Tidak Ada Komentar

IKLAN